Ayo download Answer key Detik-Detik Bahasa Inggris 2018

Featured

Ujian Nasional berbasis komputer tingkat satuan pendidikan SMA/MA tentunya harus disikapi dengan gigih berlatih, belajar dengan sungguh-sungguh & terjadwal secara rutin. Waktu 24 jam sehari seyogyanya mampu diluangkan 2-4 jam belajar secara mandiri guna memperoleh hasil yang optimal serta memuaskan. Tentunya usaha yang dilakukan membutuhkan biaya, waktu, pikiran dan emosional yang sudah terkondisikan. Latihan mandiri dengan menggunakan Detik-detik UNBK mata pelajaran Bahasa Inggris yang mencakup soal listening dan soal reading. more Continue reading

Advertisements

Musuh Terbesarmu Adalah Dirimu Sendiri

Cicip sana, cicip sini, bahkan hal yang berbau maksiat pun tergoda untuk melakukannya. Rasa ingin tahu yang besar, gejolak jiwa yang selalu beriak, emosi yang labil, lebih-lebih teman yang menjerumuskan ke hal-hal negatif. Lengkaplah penderitaan remaja, seringnya menderita penyakit galau, bahagia mendadak, terkadang menangis tersedu, & tiba-tiba ingin menyendiri. Yap, butuh pelarian yang tepat. Kembalilah pada Allah swt. more

Jiwa Kuli, Jiwo

Ada kesan tersendiri ketika saya ikut rombongan teman-teman guru ke Jepara. Acara tersebut sebetulnya dalam rangka mengantar tim bulu tangkis dari MA Hasbullah untuk tingkat propinsi mewakili Kabupaten Pekalongan di cabang tersebut. Kesan khusus yang saya masih terasa adalah sekilas tentang faktor ekonomi (segi pendapatan) dari beberapa masyarakat Jepara yang notabene sangat terkenal dengan ukiran khasnya. Ternyata tidak melulu terkait ukiran namun lebih luas lagi yaitu kerajinan furnitur/mebel. Hampir sepanjang jalan daerah kotanya, banyak dijumpai toko mebel dan rata-rata sudah tingkatan ekspor. Dalam batin saya, wajar kalo banyak dijumpai bangunan di kanan kiri jalan yang mengelola bisnis mebel, karena untungnya sampe jutaan rupiah bahkan milyaran. Dampak usaha tersebut secara ekonomi adalah taraf hidup masyarakatnya meningkat & cenderung sedikit diatas kabupaten Pekalongan secara rata-rata. Kualitas mebelnya saja berkualitas internasional, kalo enggak mana bisa laku dijual ke luar negeri, mebel dengan kulitas yang baik semisal kayu jati. Saya mengambil contoh adalah meja kayu yang elegan yang kesannya tradisional karena terbuat dari kayu namun memiliki ciri khas & keunikan. Nah ciri khas inilah yang akhirnya membuat Jepara terkenal dengan ukiran kayu dan terkenal juga dengan kualitas mebel/furniturenya, mungkin kalo Pekalongan terkenal dengan batiknya. Membahas meja kayu yang bagus sebetulnya bukan ahlinya saya. Disinilah momen perenungan berkaitan olah produksi dari kayu menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi, ini mungkin bisa dikategorikan sebagai landasan/basis ekonomi kreatif. Kreatifitas maupun ketrampilan inilah yang sebenarnya diperlukan agar masyarakat secara umum mampu berdikari dari sisi ekonomi. Tidak selamanya mengandalkan menjadi pegawai apalagi menjadi bawahan (karyawan) perusahaan, boleh-boleh aja menjadi karyawan tapi jangan terlalu diandalkan. Karena hal itu cenderung mematikan daya juang dan kreasi serta kemandirian bangsa. Sehingga bukan lagi mindset “mencari kerja” atau menjadi “karyawan” namun memiliki frame berpikir agar bisa membuka usaha (bisnis) apapun itu, meskipun skalanya masih kecil. Ini mungkin sedikit solusi dari masalah terjadinya banyak pengangguran di usia produktif/ angkatan kerja, terlepas saat ini banyaknya sekolahan sejenis SMK namun “abal-abal” yang menjanjikan lulus SMK langsung kerja, kenyataannya yah tetap seperti lulusan lainnya harus nganggur, kalopun ada lowongan harus antri melamar, ujung-ujungnya kolusi & nepotisme. So, menanamkan jiwa kuli itu tidak terlalu bagus. Padahal kita lihat sendiri berapa banyak perusahaan yang tersedia dibanding dengan jumlah pencari kerja, buktinya banyak sarjana yang menganggur, apalagi hanya sekadar lulusan SMK. Itu kalo mindsetnya lulus sekolah menjadi buruh/kuli/ bahkan karyawan. Namun beda manakala kita memiliki pemikiran bahwa belajar itu untuk menuntut ilmu sekaligus merubah cara pandang, cara berpikir bahkan menanamkan doktrin/ideologi disamping menimba ilmu yang bermanfaat. Karena masalah pekerjaan toh dengan kreatifitas kita, maka mampu menjadi entrepreneur sejati.

Terlepas dari meja kayu bundar, ada filosofi bahwa kayu gelondongan agar memiliki nilai jual tinggi maka perlu diolah, dipotong bahkan menggunakan mesin dirubah bentuknya menjadi lebih tipis (lempengan), adalagi industri tripleks, dan sejenis barang-barang antik misalnya pintu kayu dengan ukiran khas dsb. Si kayu harus merasakan dipotong, digergaji, bahkan terkadang dijadikan bubur kayu (pulp) ketika itu dipakai sebagai bahan dasar kertas. Maknanya jika ingin memiliki value lebih maka kita harus berani sakit, berani ambil resiko (take high risk), berani capek, berani berkeringat. Keluar dari tempat santai, move on dari zona nyaman ke area penuh resiko. Kata sebuah pepatah ambil pekerjaan yang resikonya besar maka disanalah kesuksesan besar diraih. Memang betul, namun hal yang jelas diperlukan adalah mental pantang menyerah, tahan banting bahkan pola pikir yang benar.

The cars were repaired by my father yesterday, seorang montir yang dia memiliki keahlian belum tentu benar-benar mengambil ilmunya dari bangku sekolah. Bisa jadi dia berpengalaman karena banyaknya pelanggan dengan masalah yang beraragam bahkan tingkatan kesulitan yang bervariasi. Makin lama kesulitan kesulitan itu sudah tidak asing baginya hingga ia faham betul kalo masalah mobil rusak pada karburator, misalnya, maka ia dengan cekatan memperbaikinya. Tidak selamanya ilmu itu didapat di sekolah formal, terkadang dengan terjun dan praktek langsung justru semakin kaya pengalaman. Akhirnya tidak harus yang bisa montir itu sekolah di SMK namun hal tersebut bisa dipelajari selagi ada kemauan yang tinggi, tidak dibatasi oleh tempat. Bahkan kecenderungan sejenis ilmu montir atau misalnya ilmu komputerpun bisa dipelajari secara otodidak, apalagi saat ini terbantu sekali dengan google, internet, youtube, dsb. This is for you, iya ini buat kamukata seorang montir di bengkel di gang masuk tempat saya mengajar. Beliau memberikan secara gratis sejenis baut untuk penutup bagian bawah tempat oli motor milik saya. Karena sebelumnya baut yang ada sudah longgar more

Pengacara Vs Bandar Miras

Sebut saja Jolly si pengacara yang awalnya dia memiliki sampingan pekerjaan dengan membantu menjawab soal ulangan murid-murid pada suatu sekolah. Pekerjaannya ini ia lakukan lantaran mampu menambah doku bagi sakunya, lebih-lebih di tempatnya bekerja belum benar-benar sibuk. Bahkan selama ini ia menggantikan posisi ayahnya sebagai sekretaris dari pengacara terkenal yaitu Tuan Rizvi. Jolly ini juga sedikit bermasalah dengan istrinya yang bernama Pushpa. Gara-garanya si istri minta dibelikan pakaian bermerk GUCCI namun ia tidak mampu membelinya lantaran mahal. Ada titik perubahan hidup pada diri jolly manakala ia berhadapan dengan kasus kematian Hina dan pembunuhan suaminya yang bernama Iqbal Qassim. Kisah semakin rumit dan menegangkan manakala Jolly harus berhadapan dengan pengacara senior di Lucknow, karena dibalik misteri pembunuhan Iqbal ada konspirasi besar antara pengacara dan pihak kepolisian. Cerita ini sebetulnya mengungkap kondisi birokarsi dan pemerintahan yang terjadi di India. Birokrat yang korup dan bermain kotor serta kental bau nepotisme. Bahkan Jolly harus mempertaruhkan nyawanya manakala orang suruhan pengacara senior menembak dirinya hingga ia harus dilarikan ke rumah sakit. Alur cerita mengalir namun ending yang sulit diduga membuat film ini asyik ditonton bagi penggemar genre misteri. Karena merupakan kritikan juga terhadap proses peradilan yang ada saat itu dimana banyak kasus yang terjadi jauh dari penegakkan keadilan bagi orang yang tertindas namun lebih cenderung memihak para pemegang duit bahkan birokrat korup. Maka jadilah pahlawan keadilan seorang diri menghadapi kawanan penjahat yang memiliki banyak back up (lebih-lebih dari internal pemerintahan sendiri sebagai tikus korupnya). Proses peradilan juga berjalan unik dan seru. Dalam setiap adegannya memiliki unsur kepiawaian sang aktor Akhsay Kumar yang memang sudah malang melintang di dunia akting. Ending yang dramatis & seperti biasa kebenaran selalu menang atas kejahatan, maka jolly berhasil mengungkap kasus Hina dan suaminya yang bernama Iqbal tersebut. Di film ini juga mengkritik tentang praktek bom bunuh diri yang mengatasnamakan jihad & polisi yang disuap untuk melepaskan pelaku dengan imbalan besar. Baik keduanya tidak ada kebaikan dipandang secara sosial kemasyarakatan. Di film ini menampilkan posisi masyarakat muslim sebagai minoritas dan penganut Hindu sebagai mayoritas yang bersama-sama menginginkan tegaknya keadilan dalam masyarakat. Nilai humanismenya sangat kental, juga tidak terlalu fanatik dalam satu golongan baik itu dari sudut Islam maupun umat Hindu. Memandang perbedaan agama dengan sikap yang netral, tidak terlalu emosional & mengusik keyakinan satu sama lain. Banyak pelajaran yang bisa dicermati dari film ini. Memang akhir-akhir ini banyak film ini yang mengangkat nilai-nilai kehidupan agar dijunjung tinggi & diperjuangkan agar benar-benar berjalan sesuai kodratnya yaitu kebaikan, keadilan tercipta di segala penjuru dunia (kondisi ideal). Film dengan membawa permasalahan tentang fakta ketidakadilan yang telah merajalela terjadi bahkan brangkali film ini mewakili kondisi borbroknya kualitas peradilan dari beberapa negara, dimana saat ini memang hukum dipandang sebelah mata dan prakteknya pun pincang. Lihat saja di Indonesia juga hampir terdapat kesamaan dalam penyikapan kasus-kasus hukum yang ada, memang tidak semuanya bermental korup namun yang jujur dan baik itu masih sedikit jumlahnya atau memang yang korup itu terlalu kuat hingga masyarakat kecil tidak mampu melawan. Tapi keadilan dan kebenaran tetaplah akan sama yaitu akan tetap & selalu mengalahkan kejahatan & kesewenang-wenangan bahkan penguasa yang zalim pun mampu ditumbangkan. Bagi saudara semua yang menginginkan film Jolly LLB 2 kualitas Bluray 1080p dapat mengunduhnya dengan klik link berikut:
Mari komparasikan atau bandingkan sejenak dengan film milik shah rukh khan (Film Raees) yang rilis lebih dahulu dibandingkan Jolly. Saya mencoba searching di google terkait pendapatan dari film Jolly sekitar 81,85 crore dimana mendapat nilai 7.4 dari imdb, sedangkan Raees berhasil meraup 114 crore atau setara dengan 228 miliar rupiah more

Ada Murid Bertanya Pada Gurunya: Kisi Kisi Ulangan? Belajar Lebih Serius

Kisi – kisi ulangan ataupun kisi-kisi tes memang suatu syarat dimana seorang guru itu membuat soal. Nah kisi-kisi tersebut juga digunakan siswa untuk acuan (semacam guideline) dalam mempelajari materi mana saja yang akan diujikan. Terlepas dari adanya kisi-kisi ulangan (ujian) atau tidak, namun jika proses pembelajaran (Kegiatan Belajar Mengajar) lancar terlaksana dan sesuai dengan silabus yang ada maka tanpa kisi-kisipun sebetulnya siswa sudah mampu mengerjakan. Cuma terkadang faktor dari guru yaitu materinya sedikit melenceng dari panduan silabus atau faktor dari siswa yang jarang berangkat atau kurang rapi dalam mencatat poin-poin penting tiap kompetensi dasar yang akan dicapai, memperhatikan penjelasan guru atau enggak, aktif bertanya ato enggak, dsb. Intinya adalah pada pembiasaan belajar siswa secara reguler (rutin). Tiap harinya siswa ideal itu adalah mereka yang belajarnya model harian (terjadwal) sehingga tidak model SKSS (sistem kebut semalem suntuk) atau bahkan membuat ringkasan sebagai contekan. So, the point is about studying or learning byself. Mandiri dalam belajar adalah prinsip pembelajar sejati karena fungsi pendalaman dan pemahaman bisa diperoleh ketika siswa mengulas kembali di rumah. Namun jika tidak demikian maka hasilnya kurang optimal, so there is no instant way to achieve success kecuali orang bejo. Sukses besar itu adalah kumpulan keberhasilan skala kecil yang berserakan namun kemudian dikemas dan dikumpulkan hingga akhirnya terwujud menjadi prestasi besar dalam hidup. Kebiasaan belajar (learning habits) adalah kepribadian orang-orang besar bahkan tokoh-tokoh nasional pendiri bangsa ini, mereka memiliki motivasi belajar yang sangat tinggi meski dalam keadaan penjajahan (masa-masa dijajah, tertindas, perang bahkan jiwa menjadi taruhannya). Mereka pertaruhkan apapun itu demi belajar hingga puncaknya adalah memerdekakan bangsa ini dari segala bentuk penjajahan. Sebagai generasi penerus yang sudah modern, habits dalam menjaga konsistensi belajar adalah salah satu bentuk/manifestasi dari menghargai nilai-nilai perjuangan pahlawan yang telah gugur demi bangsa Indonesia. Malu kalau zaman sudah modern namun diri kita budaya nya masih primitif, maksudnya masih bolos, jarang belajar, dan suka nyontek. Itu jauh dari sikap ksatria dan jauh sekali dari karakter pahlawan. Mereka saja berani mempertaruhkan jiwanya agar bangsa ini merdeka, masa iya sih mempertaruhkan nonton TV, waktu FBan, main game, diganti untuk belajar enggak bisa, padahal belum mempertaruhkan nyawa antara hidup dan mati lho sob. Berarti kalo enggak bisa belajar, ya pasti cemen banget gitu.

CArilah ilmu sampai ke negeri Cina, begitu bunyi salah satu hadits Rasulullah SAW. CErahkan pemikiran kita dengan banyak membaca. EAlah hari gini masih tulalit, smartphone aja kalo gak ada sinyal wifi aja gak keren, kita juga dong kalo gak nyambungan kalo ngebahas pelajaran juga bisa disebut chasing bagus tapi otak jongkok. BD, maksudnya beda dong, jelas beda antara sinyal kuat dengan otak jongkok, ganteng-ganteng tapi bloon yah sama aja. more

Patriotisme & Wawasan Nusantara, Cinta Ibu Pertiwi

Siapa orang terdekat yang mencintaimu Sob? Ayah, ibu, kakak, adik atau bapak ibu guru kita. Orang terdekat di lingkaran keluarga biasanya memiliki rasa sayang yang terbesar pada diri kita. Cuma terkadang rasa sayang dan cinta mereka pada kita diekspresikan dalam bentuk dan cara yang kurang kita mengerti. Mudahnya, marahnya ibu  atau ayah ketika mengetahui anaknya bolos sekolah adalah bentuk sayang, sebaliknya kita sendiri tidak suka dimarahi gara-gara cuma masalah bolos sekolah. Orang tua kebanyakan memperhatikan betul akan masa depan anaknya sehingga apapun akan dilakukan agar kesuksesan dan kebaikan diperoleh anaknya kelak jika sudah tumbuh dewasa atau bahkan ketika orang tuanya sudah tidak ada. Nah, jika tidak ada komunikasi yang bagus justru bentuk kasih sayang ini akan ditanggapi anak sebagai pengekangan kebebasan masa remaja mereka. Akhirnya si anak mengkhianati cinta dan kasih sayang orang tuanya dengan memberontak, melawan, menentang perintah bahkan hingga kabur dari rumah. Jadilah yang terdekat, justru yang berkhianat.
Mari kita kaitkan tema cinta dan sayang tersebut dalam skala yang lebih besar yaitu terhadap tanah kelahiran, yaitu ibu pertiwi, yap cinta tanah air sebagai bentuk patriotisme. Kalangan remaja sekarang ketika diajak membahas masalah cinta tanah air dan patriotisme seakan-akan enggan dan malah dikatakan remaja yang gak gaul. Sebetulnya patriotisme dan cinta terhadap ibu pertiwi bukan masalah remaja saja, namun segenap penduduk dan warga negara, hanya saja remaja atau pemuda adalah generasi penerus bangsa. So, kalo remajanya aja gak cinta bahkan gak kenal terhadap bangsa dan tanah airnya sendiri, apa jadinya bangsa Indonesia kedepan? Mending kalo menjadi warga yang taat dan patuh terhadap hukum, nah masalahnya adalah kalo menjadi warga yang berkhianat terhadap bangsa dan negara Indonesia, bahkan berkeinginan menghancurkannya gimana sob? Itu masalah besar kan? more

Koleksi Film Ayat Ayat Cinta 2008, Film Religi Yang Tetap Layak Tonton (unduh)

Biasanya jelang bulan ramadhan marak tayangan TV yang bernuansa islami. Film keluaran tahun 2008 ini masih menjadi film religi terbaik dengan didasari dari novel karya Habiburahman El Shirazy. Meski sudah terpaut hampir 9 tahun, film garapan Hanung Bramantyo ini masih bisa direkomendasikan untuk tontonan keluarga bahkan kalangan remaja yang model sekarang dengan gaya pacaran yang sudah mendekati zina dan sangat tidak syar’i, nah tontonan ini penuh anjuran sekaligus dakwah bagi remaja muslim yang pengen kenal dengan syariat islam, minimal melalui sarana hiburan film yang edukatif, khususnya berkaitan dengan pergaulan di kalangan pemuda. Di dalamnya meski tidak sedetil dan sama persis dengan alur cerita dalam versi novelnya, namun tetap menjadi tontonan spesial yang mengandung nilai-nilai dakwah, misalnya meluruskan anggapan poligami dari sudut/aspek penerapan serta dasar yang benar sesuai ajaran Islam, contoh lainnya tentang cara menyikapi sebuah musibah (ujian) bahkan ketika di fitnah yakni saat adegan fahri dipenjara disebabkan dituduh memperkosa noura, serta sedikit gambaran organisasi mahasiswa indonesia di kampus al Azhar Cairo Mesir, dan masih banyak scene lainnya yang layak dijadikan sarana menambah wawasan sekaligus hiburan. Film ini di tahun rilisnya menjadi film yang meraup pendapatan tertinggi sekaligus jumlah penonton terbanyak, persis dengan best seller novelnya. Bagi kawan yang pernah menonton filmnya dan ingin mengoleksinya sebagai arsip pribadi bisa unduh format mp4 ukuran 430 MB more

Terlahir Menjadi Pemimpin, The Boss Baby & Big Boss

Yap, terlahir menjadi seorang pemimpin, boss, direktur, manajer, dsb. Bayi yang terlahir di keluarga Timpleton, menggusur posisi kakaknya dengan merebut penuh kasih sayang mama dan papanya. Si kakak merasa tersaingi karena ada orang yang merebut apa yang dimilikinya yaitu cinta dan perhatian dari kedua orangtuanya. Film ini penuh daya imajinasi tinggi. Sudut pandangnya menggunakan karakter dari tokoh seorang anak laki-laki yang tidak suka dengan kelahiran adiknya. Jalan ceritanya cukup menarik hanya saja untuk menjadi sebuah tontonan anak kecil ini terlalu rumit dan penuh khayalan. Sehingga perlu pendampingan dari orang tua ketika menonton film ini. Ending yang bagus, dimana si adik bayi bekerjasama dengan si kakak untuk menyelamatkan orangtuanya yang di tangkap oleh Francais, yang sebetulnya juga pernah menjadi boss baby, yang di film ini sebagai tokoh antagonis. Bahkan ketika si adik bayi ini sukses menjalankan misi dari baby corp dan menduduki posisi manajer, ia ingin kembali kepada keluarga Timpleton dengan mengorbankan status pemimpin di baby corp yakni dengan menjadi bayi normal. Film yang berdurasi kurang lebih 1 jam 27 menit ini cukup menghibur dan membuka ruang imajinasi bagi anak, misalnya saja adegan percakapan antara si boss baby dengan anak buahnya yang juga masih bayi, dengan dukungan animasi yang cukup apik dari Dream Work Animation bisa direkomendasikan sebagai tontonan keluarga di akhir pekan. Dengan pendampingan yang benar maka sarana hiburan ini akan menjadi bagian edutainment yaitu hiburan yang mendidik, misalnya saja tentang pengajaran kasih sayang adik dan kakak dalam sebuah keluarga.
Download filmnya dalam bentuk file matroska, more

Bermain Plants Vs Zombies, Game klasik Unduh Disini

Brother & sister suka game PC berikut? Siapa sih yang gak tahu Plants Vs Zombies ini, game yang udah kuno tapi jadi favorit anak-anak gamers, pengisi waktu ketika suntuk. Hehehe, game ini dikenal sejak lama sebelum banyak aplikasi game di smartphone seperti saat ini. Nah, masih ada yang ingin memainkannya lagi di laptop ato di PC temen2 semua?  File bentuk exe dan berada di dalam zip atau rar file, gampang tinggal di ekstrak trus klik 2 kali, sobat semua langsung bernostalgia dengan game plants vs zombies, game klasik yang masih tetap asyik di mainkan. Tapi filenya dah kedelete bahkan cari sana-sini susah ngedapetinnya & pengen memainkannya lagi? Kawan semua bisa langsung download dengan klik link berikut [more].

Jangan Lakukan Pokemon Dance, Ini Lagunya!

Pokemon dance yang beberapa tahun lalu sempat favorit bagi anak dan remaja ternyata ada sisi negatifnya. Jangan menari dengan musik pokemon dance ada 2 alasan. Yang pertama dari nama pokemon itu sendiri yang artinya monster saku, meskipun hanya judul tokoh kartun maupun judul film setidaknya kata “monster” disiini telah sejak dini diakrabkan dengan anak-anak. Sehingga sebetulnya arti  dari monster sendiri adalah sesuatu yang menyeramkan dan membawa kerusakan (destruktif). Bagaimana mungkin karakter dengan sifat seperti ini dijadikan tokoh yang akrab dengan anak-anak. Ini sebuah upaya pembiasan dan pengkaburan makna. Alasan yang kedua, meski dance ini “fun” sebaiknya pilih alternatif lain karena pembiasaan dengan musik yang kurang bermanfaat akan tertanam dan merambah pada selera pribadi ketika si anak beranjak dewasa. Karena yang tertanam pada anak usia dini sangat tajam terekam di usia dewasa kelak. Berikut link untuk download file mp3 pokemon dance yang seharusnya diketahui oleh rekan-rekan, sebisa mungkin memberikan alternatif senam yang sedikit berbau reliji dari segi lagu yang dijadikan backsoundnya more

Insan Kreatif dan Produktif: Mimpi atau reality?

Berkarya merupakan ciri insan yang kreatif dan produktif. Ketika berkarya tersebut mampu mengasah bakat dan potensi maka hal ini menjadi keunggulan dan kelebihan tersendiri. Begitupun seorang siswa yang mampu meningkatkan kemampuan akademik dan non akademiknya, juga termasuk wujud dari kemampuannya dalam mengoptimalkan yang Allah anugerahkan padanya berupa otak (akal), hati (rasa & jiwa) serta kelengkapan fisik jasmani. Murid saya kelas VIII MTs Hasbullah Karanganyar beberapa waktu yang lalu yakni sekitar awal bulan April, mereka mencoba menyusun naskah drama hasil orisinalitas ide mereka dengan tambahan referensi sumber lain yang mereka peroleh. Nah, drama ini akan dipentaskan disaat pelepasan kelas akhir tanggal 11 Mei 2017 sebagai wujud persembahan dan kenangan buat kakak tingkat. Sebetulnya dalam proses latihannya mengalami sedikit masalah hingga akhirnya pemain pun diperbantukan dari kakak-kakak OSIS MA Hasbullah. Berikut naskah dramanya;

Judul Drama:

“Uang Rara & Mimpi Yang Istimewa”

Durasi: dimainkan sekitar 60 menit

Genre: Fiksi & Action, Misteri

Tokoh:

Rara (pendiam)

Bu Dhyta (ibunya rara/ cerewet)

Pak rendy (Bijak)

Samy (Ketua Kelas/tegas)

Dio (anak nakal/pemarah)

Sena (anak pintar & cerdas)

Desi (cantik)

Rena (anak nakal/galak)

ADEGAN 1

Narrator: Di dalam kelas hari sabtu tanggal 7 Mei 2017 jam 10.00 ketika istirahat pertama, tinggalah 2 orang siswa di dalam yaitu Samy dan Dio. Mereka sedang berdebat tentang masalah uang yang hilang dikelas.

Samy: Hei kau Dio, dari sekian banyak siswa di kelas ini kamulah yang menjadi tersangkanya atas hilangnya uang milik Rara.

Dito: (memegang kerah baju Samy sambil mendorong ke tembok) Apa-apaan kamu main tuduh! Loe jangan belagu ya, mentang-mentang jadi ketua kelas, loe sok otoriter. Emang loe punya bukti apa nuduh gue?

Samy: (terdiam sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan Dio) Udah ah, saya tidak mau berurusan dengan anak nakal sepertimu. Saya akan laporkan ke pak guru.

Dio: (langsung menampar pipi Samy dan mendorong tubuhnya hingga terjungkal kebelakang) Prraak!! Nih pelajaran dari gue.. (bergegas pergi meninggalkan kelas)

Narrator: Suara keributan itu terdengar hingga keluar ruangan, Desi dan Rara pun langsung menuju ke ruang kelas.

Desi: Kamu kenapa Samy, pasti berantem sama Dio ya?

Samy: Ah gak apa-apa kok cuma masalah kecil.

Rara: Hmm.. Pasti terkait dengan uang ku yang hilang ya? Tidak usah dibikin rebut, gak apa-apa kok, saya sudah ikhlas uangnya hilang .

Desi: Wah bibirmu berdarah, oppa Samy. Sebentar saya ambilkan obat merah dan kapas di UKS.

Samy: Jangan, tidak usah (mencegah desi sambil memegang tangannya)

Narrator: Dipintu kelas Rena telah sejak lama berdiri mengawasi mereka bertiga.

Rena: Ehmmm.. ehh tidak boleh pegang-pegang tangan ya, bukan muhrim tauu!! (sedikit cemburu pada desi)

Narrator: Kemudian Desi dan Rara langsung menyingkir begitu tau Rena dating.

Rena: Nih saya bawain tisu buat kamu, lap bibirmu! Jadi cowok kok lembek sekali sih. (sambil menyerahkan tisu kepada samy)

Samy: Thanks ya. (dengan tersipu malu)

Narrator: Tak lama kemudian bel masuk pelajaran berbunyi, siswa yang lain pun berdatangan kedalam kelas kecuali Dio. Proses pembelajaran pada hari dimulai sebagaimana biasanya hingga jadwal jam terakhir.

ADEGAN 2

Narrator: Dirumah Rara ketika keesokan harinya yaitu hari Ahad tanggal 8 Mei 2017, terlihat Rara hendak berangkat sekolah, ibunya yang bernama Bu Dhyta bertanya padanya tentang uang untuk iuran karyawisata madrasah.

Bu Dhyta: Nduk, kemarin ibu memberimu uang Rp 500.000 untuk kegiatan karyawisata madrasah. Nah, sudah disetorkan belum?

Rara: (bingung bercampur gemetar) Emm anuu… bu,belum distorkan. Rencananya hari ini saya setorkan ke Pak Rendy.

Bu Dhyta: Ya udah, gak apa-apa, hati-hati di jalan ya. Ini uang saku hari ini (menyerahkan uang saku sambil menepuk pundak Rara dan mengusap kepalanya)

Rara: Nggih, bu. (sambil mencium tangan ibunya)

Narrator: Sesampainya dikelas, Rara masih memikirkan bagaimana caranya menemukan uang yang hilang tersebut.

Rara: Duh gimana ya?? Kalau ibu ngecek ke madrasah dan tahu kalo uangnya hilang maka akan menjadi masalah yang rumit nanti. Sedangkan saya tidak ingin menuduh teman sekelas saya.

Narrator: Tidak lama kemudian, datanglah Samy dan Dio berjalan berdampingan di ikuti di belakangnya Rena.

Rena: Nah.. gitu dong akurr, eh ngomong-ngomong kalian kemaren berantem karena masalah apa ya??

Samy: Enggak kok, cuma salah paham, ya kan Dio…??

Dio: Iya. Saya juga udah minta maaf, karena kemaren memukul bibirnya hingga berdarah. Tuh gara-gara dia.(sambil menunjuk Rara)

Rara:  (tertunduk ketakutan, diam membisu)

Rena: Oh, gara-gara anak mami ini ya… kalian juga tolol masak memperebutkan gadis seperti Rara (sambil membuli Rara dengan menjitak kepalanya)

Dio: Hei, Rara. Hari ini gue lupa gak bawa uang, pinjem dong!

Rara: Iya. Ini uang buat kamu. (gemeteran)

Samy: Sudahlah teman-teman, jangan terlalu kasar kepadanya. Lebih baik kita mengerjakan PR Matematika dari Pak Rendy, kalian belum mengerjakannya kan?? Tuh si anak pintar datang kesini. (sambil menunjuk Sena)

Sena: Hai semua, kalian nungguin saya ya??? Tenang saja PR-nya sudah komplit dikerjakan semua nomer. Asal kembalikan ya buku saya.

Dio: Eits, gue duluan, kamu Samy dan Rena nanti aja nulisnya, atau kalian pinjem milik Rara tuh..

Sena: Kalian tadi malam sudah belajar belum??? Ga lupa kan kalau hari ini ulangan Matematika dari Pak Rendy?

Rena: Tenang aja, meskipun saya gak belajar, saya punya yang bisa diandalkan buat di contek, perkenalkan nih si Rara.

ADEGAN 3

Narrator: Di hari yang sama Ahad 8 Mei 2017, bersamaan dengan bel masuk berbunyi datanglah Pak rendy dengan penuh wibawa.

Pak Rendy:  Assalamualaikumwarahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi anak-anak. Bersiaplah hari ini ulangan matematika!

Sena: Siap! Saya Sena sudah belajar, karena saya anak pintar.

Pak Rendy: Sena, tolong bagikan soal pada temanmu.

Sena: Siap! Saya bantu anda pak.

Narrator: 15 menit berlalu,  Pak Rendy memberi kode bahwa waktu ulangan selesai.

Pak Rendy: Waktu habis, kumpulkan!

Sena: Siap! 5 nomer sudah selesai semua. Karena Sena anak pintar.

Pak Rendy: Coba, saya lihat pekerjaanmu Sena. Kamu yang paling pintar dan biasanya mendapat nilai 100.

Pak Rendy: Saya akan baca pekerjaan milikmu, Sena.

  1. 1×1 = 2
  2. 2×2 = 4
  3. 4×4 = 16
  4. 5×5 = 25
  5. 25 x 25 = 625

Rena: Sena sombong tapi bloon. Aku saja tahu kalo 1×1 itu jawabannya 1. Hahahahaha (sambil mendorong bahu Sena)

Pak Rendy: Hush, diam semua. Yang lain tolong kumpulkan juga. Kalian semua dengarkan nasehat bapak ya. Lihatlah Sena, si anak pintar. Sena hanya salah 1 nomer yakni di nomer 1 dan kalian menertawakannya, padahal nomer 2-5 dia betul. Begitulah nantinya hidup di masyarakat. Orang lain hanya melihat kesalahan kita saja. Sebaliknya melupakan hal benar yang kita lakukan meskipun jumlahnya lebih banyak. Maka dari itu buatlah diri kalian orang yang selalu belajar dari kesalahan. Sena itu murid pintar dan rajin belajar namun tidak menutup kemungkinan dia melakukan kesalahan. Apalagi kalian yang sering salah dan jarang benar. Jadi jika kalian ingin dihargai orang lain, maka belajarlah dari kesalahan dan terus gigih berusaha.

Narrator: Setelah mendengar nasehat dari Pak Rendy, semua siswa hanya terdiam termasuk Sena yang hasil pekerjaannya saat itu dijadikan topik pembahasan. more